Halo readers apa kabar, semoga dalam keadaan sehat wal afiat yah...😀
Timor, merk mobil buatan Indonesia ini cukup popular di kalangan masyarakat di tahun 90an sampai 2000an. Timor sama basisnya dengan Kia tapi di tahun 1999 setelah krismon,Timor ini bangkrut dan Timor S515 dan S516 ini berubah nama menjadi Kia Sephia. Timor ini dibagi 2 yaitu SOHC dan DOHC.
First Impression
Oke gua ga lama lama untuk bahas sejarahnya, sekarang gue ingin kasih tau gimana sih sensasi berkendaranya. First time gua naik mobil ini, mobil ini keliatan sporty sih karena desainnya yang terlihat simple gitu dan bentuk headlampnya yang menyipit. Btw ini punya Egistian Hanris temen gue 😝
 |
| Timor |
 |
| Timor |
Eksterior
Desain buritan belakangnya juga bagus ya, ga terlalu bulet ga terlalu kotak juga. Perbedaan antara Timor DOHC dan SOHC itu ada di reflektor belakangnya, Di Timor SOHC reflektor belakangnya menyatu antara sisi kiri dan kanan lampu tapi di Timor DOHC ini terpotong.
 |
| Timor |
 |
| Timor | |
Grill depan sudah tidak orisinil lagi dan di ganti dengan jaring jaring dan emblem belakangnya pun di copot biar katanya terkesan sporty wkwk 😂. Knalpot sudah tidak standar lagi dan di ganti spoon baby yang suaranya tidak terlalu garang garang banget sih hehe tapi lumayan lah untuk geber geberan.
 |
| Timor |
 |
| Timor |
Kita lihat ke ban nya, ban depannya ini udah di ceperin ama dia dengan jarak ban ke bodi itu cuma 1 jari. Kalau ke polisi tidur atau jalanan yang rusaknya tidak terlalu parah masih bisa sih untuk di libasnya, cuma kalo yang udah parah agak ngeri juga taku kena bodi mobil hehe.... Mobil ini memakai ban merk Bridgestone (kalo ga salah rada lupa juga sih 😅) dengan ukuran 185/65 R14 dengan velg two tone tapi gua lupa merknya.
Interior
Masuk ke bagian interior, mobil ini di rasa cukup bagus lah karena ada aksen aksen kayunya di tengah kabin, di tombol pengatur window, dan di bagian speedometer. Stirnya masih standar dengan logo huruf T di tengah stir itu. Stir ini pun sudah power steering dan ada tilt steering nya jadi lebih mudah mengatur ketinggian stir tapi belum di lengkapi teleskopik yang bisa maju mndur.
Pedal nya sudah di kasih aksesoris tambahan and posisi berkendaranya sih cukup tinggi tapi lumayan lah masih dalam kategori nyaman. Mobil ini sudah di lengkapi electric mirror yang meudahkan kita untuk mengatur spion walaupun belum ada pelipat spion otomatis. Mobil ini sudah berjalan 171 ribuan kilometer dan sudah pernah turun mesin sekali, mekipun begitu ini mobil enak banget dan irit hehe.
 |
| Speedometer Timor |
Di bagian audio, bisa kita jumpai ada MP3 Player yang merknya Pioneer suaranya lumayan bagus tapi ini hanya single din dan sudah terhubung USB. Sound system nya juga bagus tapi gua gatau merknya dan ini ngebass suaranya. Panel AC masih menggunakan model slide dan ada pengaturan blowernya juga.
Sekarang pindah ke belakang. Duduk di baris bangku kedua ini lumayan cukup nyaman, headroom dan legroom yang tersedia cukup memadai untuk kelapangan kepala dan kaki. Tidak tersedia arm rest tetapi jok nya sangat empuk dan nyaman deh. Di lengkapi side pocket di belakang jok depan juga untuk memudahkan menaruh barang barang kecil.
Spesifikasi Mesin Timor S15
- Mesin : 1.5 liter B5-DE Injeksi DOHC
- Konfigurasi Mesin : 4 silinder segaris 16 katup (DOHC)
- Tenaga : 105 HP @5.500 RPM
- Torsi : 145 Nm @4.400 RPM
- Rasio Kompresi : 9,2 : 1
- Konsumsi BBM : 9-11 KM/L ( Dalam Kota) dan 13-15 KM/L (Luar Kota)
- Transmisi : Manual 5 speed
- Rival : Suzuki Baleno, Honda City Z, Hyundai Accent, Toyota Soluna
Oke langsung aja gua Test mobil ini. Suara mesin mobil ini cukup masuk ke dalam kabin. Ada yang cukup mengganggu dari mobil ini yaitu persenelingnya goyang goyang ketika di masukkan gigi tapi tidak separah Isuzu Panther sih. Kopling juga enteng lumayan lah tidak terlalu membuat pegal. Tarikan awal sampe menengahnya pun cukup lumayan untuk pemakaian dalam kota walaupun di tenaga atas agak tertahan.
Kesimpulan
Yapp untuk mobil keluaran tahun 2000an awal ini cukup lumayan kalo dilihat dari segi harga yang di tawarkan yaitu berkisar 25 jutaan sampai 40 jutaan tergantung kondisi mobilnya. Banyak anak muda yang membeli mobil ini untuk dijadikan bahan modif karena simple dan tampilannya ga ketinggalan zaman. Mesin yang sudah mengusung DOHC pun dirasa cukup powerfull. Tetapi ada kelemahannya juga dari mobil ini yaitu plat bodi yang tipis dan ringkih, peredaman suara mesin kurang bagus dan image mobil Timor yang pernah di pakai oleh armada taksi.
So guys sampai disini dulu untuk Review singkat Timor ini hehe see you next time 😀
Comments
Post a Comment